The Perception


MENAKJUBKAN!!

Di sebuah desa, hanya tinggalah 2 manusia: seorang kakek dan cucunya. waktu itu adalah musim panen sehingga mereka berdua bebas berjalan kemana saja dengan membawa bekal yg banyak sekali dari hasil tanamnya.

mereka ingin menikmati suasana kota yg katanya sangat ramai. maklum mereka tinggal di desa yg notabene hanya ada alam raya dan mereka berdua saja tentu hal ini membuat mereka sangat bosan.

alhasil mereka pergi dengan berkendaraan hanya satu keledai kecil saja. namun cukup buat mereka berdua..

di jalan, mereka terkejut dengan orang-orang sekitar yg melihat mereka..

di kota pertama:

“Hai, apakah kamu tidak memiliki hati nurani! tega-teganya kamu berdua menaiki keledai yang masih kecil itu!” kata salah seorang yg mereka lewati

mereka bingung, sehingga mereka semua turun dari keledai tersebut dengan menarik keledai menuju kota kedua

di kota kedua:

“Hey, apakah kamu orang yg sok kuat! kenapa kau menyia-nyiakan anugerah Tuhan berupa seekor keledai yg seharusnya bisa kamu tunggangi?” kata orang di sekitar mereka

mereka menjadi bingung lagi, sehingga cucu tersebut naik ke atas keledai sedangkan kakeknya berada di bawah menarik keledai.

di kota ketiga:

“Hey, pemuda tak tahu diri! Tidakkah kau lihat kakekmu itu merasakan letih sedangkan kau enak-enak duduk diatas keledai?”

cucu tersebut bingung sehingga dia turun lalu kakeknya yg gantian menunggang keledai sedangkan cucunya menarik keledai.

di kota keempat:

“Hai, Pa Tua ga tau diri! Kau sudah cukup tua untuk berleha-leha di atas keledai, kenapa tidak kau biarkan cucumu saja yang naik di atas keledai tersebut? bukankah dia yg akan meneruskan usahamu kelak kau tiada??

Kakek tersebut bingung…

singkat cerita, akhirnya mereka pulang ke desa mereka. kakek tersebut mengajarkan kepada cucunya sesuatu yg tampak riil di masyarakat tanpa harus banyak berkata-kata

Cucuku, dunia ini ALLAH ciptakan bukan untuk arena tempat beradu argumen, pikiran, dan kepentingan. Tapi ALLAH ciptakan dunia ini sebegai ajang untuk bisa mengenal-Nya lebih jauh.

karena Allah itu indah dan menyukai keindahan. apakah mungkin sesuatu yang indah itu terbentuk karena KESERAGAMAN? yang benar adalah karena KERAGAMAN.

lihatlah pelangi, taman bunga, dan langit di atas sana. apakah satu sama lain diantara mereka adalah sama??

untuk itulah, wahai cucuku, pendapat-pendapat dari orang yang kita temui tadi bukanlah untuk kita pikirkan dan kita sesali

Kenapa? karena sesungguhnya sesuatu yang simple itu terkadang kita terlalu lama memikirkannya sehingga akan terasa berat di pundak kita. layaknya sebuah daun yg kita pegang, ia akan terasa berat tatkala kita lama-lama menggenggamnya.

yg kedua, kita tidak perlu sesali kenapa mereka bisa berbeda pendapat. kita tidak mungkin memaksakan kehendak,pemikiran kita ke orang lain. tapi yang kita bisa adalah kita memaksakan diri kita untuk bisa berinteraksi dengan semua orang.karena setiap orang berpikir, berkehendak, dan berkata sesuai lingkungan mereka.

cucuku, semoga kamu bisa ambil pelajaran hidup seperti ini…

dan doakan selalu agar kita dan orang-orang, baik yang dekat dengan kita,ataupun yg jauh dengan kita, bahkan yang membenci kita sekalipun.karena kita tak pernah tahu dari “tangan-tangan” siapa pertolongan ALLAH itu datang..

semoga…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s