Tuhan, kami terlalu sibuk… # Narasi Inspirasi II


Tuhan…
Kami terlalu sibuk
Untuk sekedar duduk
Apalagi menunduk
Di hadapan-Mu

Tuhan
Kami terlalu sibuk
Untuk sekedar berdiri tegak di malam suntuk
Mata tak kuat menahan kantuk
Lebih baik merebahkan badan yang hampir remuk
Di atas kasur yang empuk

Tuhan..
Kami terlalu sibuk
Untuk sekedar baca kitab suci yang sudah berdebu
Lebih baik membuka facebook
Untuk menghilangkan stress dan penatnya rasa jemu

Tuhan..
Kami terlalu sibuk
Bahkan untuk sholat lima waktu
Kami sering melakukan di akhir waktu

Padahal…
Tiap kali berdoa kami selalu minta yang muluk-muluk
Dari mulai diberikan kesehatan selalu
Jodoh yang menenangkan kalbu
Hingga mobil mewah keluaran paling baru

Padahal…
Tiap kali berdoa kami selalu ingin yang nomor satu
Menjadi pemimpin nomor satu
Menjadi juara kelas nomor satu
Menjadi orang kaya nomor satu
Meski kadang harus menghabisi lawan satu per satu

Tuhan…
Ampunkanlah hamba ini selalu
Di tiap detik yang berlalu
Ampunkanlah setiap kata yang terucap
Dari lidah yang pandai mengecap

Tuhan…
Ajarkan kami untuk dekat pada-Mu
Dengan nafas cinta dan rindu yang menggebu
Ajarkan kami untuk menjadikan Kau pendamping setia hidup-Ku
bahkan saat diri ini melesat sangat jauh

Inspired by Mustofa Bisri dalam buku Mencari Bening Mata Air

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s