Air (Part I)


I

Air itu baik.

Tapi jika ia diam tergenang,

maka ia akan menjadi buruk.

Maka, meskipun air itu mengalir ke selokan, tapi selama ia tetap mengalir deras, maka dengan sendirinya ia akan mampu menjernihkan dirinya kembali.

Maka, meskipun air itu mengalir ke bawah, tapi selama ia tetap mengalir, ia akan tetap memberi manfaat bagi sekelilingnya.

Karena baiknya air itu terletak ketika ia bergerak.

Mengalir, menembus batas setiap ruang dan waktu.

II

Begitu pun dengan kebaikan.

Kebaikan itu bagaikan air

Yang mesti menembus batas ruang dan waktu.

Maka, kebaikan itu mesti dinamis.

Naik turun

Menang kalah

Atas bawah

Karena kebaikan yang dinamis, itu lebih baik ketimbang kebaikan yang statis

Karena baiknya air itu terletak ketika ia bergerak.

Mengalir, menembus batas setiap ruang dan waktu.

III

Air itu menyejukkan.

Tapi, juga bisa menjadi bencana yang menenggelamkan.

Karena itulah sifat air

Tenang tapi mampu menghanyutkan.

Maka, seperti itu kebaikan.

Kebaikan itu menenangkan,

Tapi, ketika ia tak terkelola dengan baik, kebaikan itu bisa berubah menjadi keburukan

Yang mampu menghancurkan setiap peradaban

Karena itulah sifat air

Tenang tapi diam-diam menghanyutkan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s