Jikalau Anda Dizolimi…

Jikalau anda dizolimi, tenang dulu. Jangan langsung marah. Ambil segelas kopi, seduh dengan panas sekali, sambil nikmati hari dengan penuh ceria di hati.

Jikalau anda dizolimi, mungkin bisa jadi anda kurang introspeksi. Lebih banyak menilai orang lain daripada diri sendiri. Jadi, kalau anda dizolimi, seolah-olah itu bukan berasal dari kita pribadi.

Jikalau anda dizolimi, perbanyaklah istighfar. Minta ampun kepada Gusti Alloh. Mungkin terlalu percaya diri bahwa segalanya tergantung pada amalan kita. Padahal, ada Dia yang menentukan segala isinya.

Jikalau anda dizolimi, baiknya cari tahu apa kesalahan anda. Biar bisa lebih baik dalam beretika. Tapi, jika tidak pernah disampaikan alasannya, berarti memang ada pihak yang berniat menyingkirkan anda.

Jikalau anda dizolimi, tetaplah berfikir positif. Bisa jadi Gusti Alloh akan kasih yang lebih baik. Bukankah sabda-Nya, “Aku sesuai dengan prasangka hamba-Ku?”

Jikalau anda dizolimi, tetaplah jaga silaturahmi. Karena rezeki, tidak tahu dari tangan siapa ia akan mengalir. Min haytsu laa yahtasib.

Jikalau anda dizolimi, itu tanda untuk berteman lebih hati-hati. Tidak semua orang punya maksud baik, bahkan seringnya dibungkus dengan senyuman nan menarik.

Jikalau anda dizolimi, tetaplah jalani hari. Bangun terus reputasi diri. Perbanyak prestasi. Karena yang namanya emas akan selalu berkilau, meskipun telah dipotong dan dibuang ke danau.

Jikalau anda dizolimi, perlu sesekali bangun perlawanan. Tapi, jangan berlebihan. Yang terpenting, perbanyak doa yang dipanjatkan. Karena Gusti Alloh sebaik-baik pemberi balasan. Wa makaruu,  wa makaralloh, wallohu khoyrul maakiriin.

 

                        sumber: konsultasisyariah.com

 

Iklan