Kata-Kata

 1. “Alloh menciptakan rasa Kesendirian, agar kita mengerti arti sebuah Kebersamaan”
2. “Pada awalnya, kita ingin didengar, diperhatikan. Maka, kita lahir dengan tangisan. Tapi, seiring waktu berjalan, kita lebih banyak diam memperhatikan, mendengarkan. Maka itu, kita membisu saat di pembaringan”
3. “Hakikatnya Anak Muda dengan Orang Tua, saling belajar. Anak muda belajar dari sejarah para Orang Tua. Orang Tua belajar dari semangat para Anak Muda. Keduanya, sama. Hanya keriput saja yang membuatnya beda”
4. “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.” (Pramoedya Ananta Toer)
5. Kadang, kita terlalu euphoria melihat Pemimpin sebagai sesuatu yang jauh dari kita. Ia sebenarnya dekat, ada di sekitar kita. Ia yang hadir untuk memberikan teladan bukan untuk mengejar jabatan..
6. Kita mungkin lupa.  Ada yang terlewat dalam setiap perbincangan kita. Ada yang terlupakan dari setiap keakraban kita. Ada yang absen dari kesibukan kita. Mungkin itu adalah soal “Titik Kearifan”.  Titik keseimbangan untuk mau mendengarkan orang lain, saat kita memang layak untuk bicara. Titik kerendahan hati saat kita memang layak untuk meninggi. Seperti bintang, yang meninggi tapi cahayanya turun ke bumi..

*nb: jika ada beberapa quotes di bawah ini yang bisa jadi mengutip perkataan Anda atau orang lain, tapi tidak saya cantumkan nama Anda atau sumber lain tersebut, silahkan beri comment di bagian paling bawah. Terima kasih atas kerjasama dari Anda :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s